Hubungan Self efficacy dengan Self care Management Pada Penderita Hipertensi di Dusun Assemmanis Desa Buddagan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan

Hubungan Self Efficacy dengan Self Care Management Pada Penderita Hipertensi di Dusun Assemmanis Desa Buddagan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan

Authors

  • Mohamad Nur Nur politeknik negeri madura
  • Anggeria Oktavisa Denta Politeknik Negeri Madura
  • Eko Mulyadi Universitas Wiraraja
  • Erika Yulia Q.A Universitas Wiraraja

DOI:

https://doi.org/10.52234/jstk.v6i1.359

Abstract

Abstrak. Hipertensi merupakan penyakit tidak menular paling mematikan atau biasa
disebut The Silent Killer dan pengendalian hipertensi di masyarakat secara umum masih
belum optimal, Manajemen perawatan diri berhubungan erat dengan perilaku penderita, di mana kegagalan dalam melakukan perawatan diri akan berdampak terhadap terjadinya komplikasi yang mematikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara self-efficacy dengan self-care management pada pasien hipertensi di Dusun Asemmanis, Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Design penelitian ini adalah kuantitatif korelasi dengan metode survei cross-sectional. Populasi sejumlah 52 orang dan sampel sebanyak 34 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrument dalam penelitian ini menggunakan Kuisioner menggunakan kuesioner close ended yaitu Self- efficacy to Manage Hypertension-Five Item Scale dan Kuesioner Hypertension Self Management Behavior Questionnair dan Uji statistik menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji korelasi Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setengah dari responden memiliki selfefficacy yang tinggi dan setengahnya lagi memiliki self-efficacy yang rendah, yaitu masing-masing sebanyak 17 responden (50%). Hasil uji statistik menggunakan uji korelasi Spearman rank menunjukkan bahwa hubungan antara self-efficacy dengan self-care management pada penderita
hipertensi diperoleh nilai korelasi sebesar 0,610 dengan tingkat signifikansi (p-value) sebesar
0,000. Artinya, terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan self-care
management pada penderita hipertensi di Dusun Asemmanis, Desa Buddagan, Kecamatan
Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Seseorang dengan self-efficacy yang tinggi akan menganggap bahwa dirinya mampu menggunakan kemampuan yang dimiliki untuk mencapai hasil yang baik sesuai dengan harapan. Sebaliknya, seseorang dengan self-efficacy yang rendah akan meragukan kemampuannya dalam mencapai hasil yang diinginkan.
Kata Kunci: Self-efficacy, self-care, Penderita Hipertensi

References

Published

Issue

Section

Article