Pengaruh Terapi Bermain Origami Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Akibat Hospitalisasi Pada Anak Usia Prasekolah Di Rsud Moh. Noer Pamekasan

Authors

  • Putri Setya Agustin Ningsih Politeknik Negeri Madura
  • Suraying Suraying Politeknik Negeri Madura
  • Lailatul Hafidah Politeknik Negeri Madura
  • Nadia Dian Rosanti Politeknik Negeri Madura

DOI:

https://doi.org/10.52234/jstk.v6i1.372

Abstract

Abstrak
Pendahuluan :Anak yang menjalani perawatan di rumah sakit umumnya
mengalami pembatasan aktivitas dan dianjurkan untuk banyak beristirahat, kondisi
ini dapat menimbulkan kekecewaan dan kecemasan pada anak. Respon emosional
anak yang dirawat di rumah sakit biasanya berupa kesedihan, ketakutan,
ketidaknyamanan, perasaan kehilangan, kecemasan, serta rasa sakit. Terapi origami
diketahui mampu membantu mengurangi kecemasan pada anak selama menjalani
perawatan di rumah sakit. Tujuan : Penelitian ini adalah untuk menganalisis
pengaruh terapi bermain origami terhadap penurunan tingkat kecemasan akibat
hospitalisasi pada anak usia prasekolah di RSUD Mohammad Noer Pamekasan.
Metode : yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain
Quasi Experimental Design tipe One Group Pretest-Posttest. Populasi dan sampel
dalam penelitian ini adalah anak-anak yang menjalani hospitalisasi di RSUD
Mohammad Noer Pamekasan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode
probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Instrumen yang
digunakan dalam penelitian ini adalah skala HARS (Hamilton Anxiety Rating
Scale). Data yang diperoleh dianalisis melalui proses editing, coding, scoring,
tabulating, dan interpreting. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank
Test. Hasil : didapatkan nilai ? sebesar 0.000 (? < ? : ? = 0.05), dari penelitian ini
adalah terdapat pengaruh signifikan dari terapi bermain origami terhadap
penurunan kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah di RSUD
Mohammad Noer Pamekasan. Kesimpulan : hasil penelitian ini dapat menjadi
salah satu metode perawatan yang efektif untuk mengurangi kecemasan pada pasien
anak yang dirawat di rumah sakit.

References

Published

Issue

Section

Article